Dirga pulang dari rumah anak tirinya setelah mendengar semua kabar itu. Saat ini dia sedang bersama dengan Laras di dalam kamar yang berukuran enam kali enam meter itu, dan memang cukup luas untuk urusan kamar ini. Karena di dalam kamar ini juga jadi tempat kerjanya Dirga. Sementara itu dia baru saja keluar dari kamar mandi untuk membersihkan badannya. “Mas, besok ke rumah Denis, ya!” ajak Laras untuk berkunjung ke rumah yang baru saja beberapa menit lalu dia kembali dari sana. Anak tirinya sedang tidak baik-baik saja. Tidak mungkin akan ada waktu untuk bertemu dan mengobrol sebentar. Rumah tangganya sedang diterpa masalah yang tidak bisa dibagikan kepada Laras. Anak tirinya memang memikirkan bagaimana kondisi hatinya Laras. “Besok lain kali saja, Ma. Kan ini juga Yuri lagi ulangan.”

