28 - Ketika Kau Menyapa

2300 Words

Perkuliahan udah  dimulai, kalo boleh bilang sekarang nih lebih banyak nguras fisik daripada nguras pikiran. Banyak latihan dan latihan, jadi kerjaanku di Resto Moon Ved Midnatt membantu sekali, karena main piano di Resto bikin aku banyak tahu lagu baru, jenis musik baru, dan gaya musik baru. Tapi kadang aku sesekali membawakan instrumen lagu-lagu Indonesia saat sedang bekerja. Musik itu universal, bisa dinikmati semua jenis kalangan, di manapun berada, telinga manusia itu butuh penyegaran atas hal-hal baru. Jadi saat aku membawakan instrumen lagu Indonesia, tak jarang ada beberapa pengunjung resto yang memintaku bernyanyi sekalian. Maka, dengan suara pas-pasan ini akupun bernyanyi. “Malam ini kau tak bekerja kan?” Tanya Thea, Aku baru bangun, baru beres cuci muka dan lagi lenyeh-lenyeh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD