"Jadi, tadi tuh ada customer 'kan yang mau pesen baju pengantin gitu-" Drrt ... Drtt ... Drrt ... Ponsel Gibran di atas meja bergetar-getar. "Sayang, aku angkat dulu ya? Sorry ... " Terpaksa Gibran menyela obrolan dengan Gladys karena ia harus menjawab panggilan di teleponnya. Perempuan itupun mengangguk, ia menyesal karena tadi tak sempat melihat siapa yang meneelpon sang kekasih karena ia sibuk bicara sendiri. "Semua terserah kamu aja, langkah selanjutnya ada di tanganmu, aku ngikut aja. Okay?" kata Gibran dengan suara berbisik. "Baguslah kalau gitu, begitu ada kesempatan langsung eksekusi aja," "Okay, udah dulu ya? Hmm .. good, bye ... " Gibran buru-buru mematikan teleponnya saat Gladys mendekat. "Siapa sih yang telepon?" tanya perempuan itu dengan kening yang berkerut. "Oh, hm

