Can we?

1045 Words

"Yakin, kamu gak mau pulang ke rumah Mama saja?" Resma tampak khawatir. Dia tahu kalau putranya akan sendirian dan tak ada yang merawat jika pulang ke rumah itu. "Udah, Mama gak usah kuatir. Alb udah cukup sehat buat ngurus diri sendiri kok." "Bro! Mama tuh khawatir lho sama lu ... " sahut Salsa yang sedari tadi matanya fokus pada jalanan sore yang cukup padat. Kini mereka dalam perjalanan pulang, Resma ingin sekali mengajak sang putra pulang, akan tetapi Alb sungguh keras kepala. Dan memilih tetap pulang ke rumah, dimana ia tak diinginkan lagi. "Albern kangen Jasmine, Ma ... " ujar pria itu dengan tatapan nanar. "Ya, Mama tahu dan paham, kamu rindu sama dia tapi—" Alb meraih jemari sang ibu, kemudian mengelusnya perlahan. "Don't worry, Ma ... I'm okay," katanya. Padahal sudah sang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD