Lagi dan lagi Rivka tidak dapat menolak barang pemberian Bara, meskipun sebenarnya ia tahu kalau dirinya sama sekali tidak suka memakai perhiasan. Namun, entah mengapa saat itu adalah barang pemberian Bara, maka ia dengan senang hati memakainya. Mungkinkah karena ia merasa tidak enak jika menerima barang tetapi sama sekali tidak digunakan? Ataukah karena ada hal lainnya? Entahlah, hanya Rivka dan Tuhan saja yang tahu bagaimana perasaan hatinya yang sebenarnya. Kali ini Rivka tak langsung pulang, melainkan pergi ke rumah Bara dengan mobil pria itu. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Lagi dan lagi saat Bara memintanya menemaninya ke rumah untuk menghadiri acara ulang tahun mama dari pria itu, ia tidak dapat menolak. Dengan celana Levis robek-robek dan hanya menggunakan kaus putih yang luarnya

