Setelah kepergian Bara, Rivka melepaskan rangkulan tangan Rendy di pinggangnya. Tatapan mata perempuan itu sangat tajam mengarah pada Rendy. Sedang yang ditatap pun balas menatap, tetapi tidak sadar apa kesalahan yang sudah ia buat. Tanpa sepatah kata pun, Rivka pergi meninggalkan Rendy. Rendy yang melihat sang istri pergi pun segera mengikuti istrinya itu. “Rivka, tadi itu siapanya kamu?” tanya Rendy mulai menginterogasi istrinya. Akan tetapi, Rivka memilih tidak menjawab. “Rivka, jawab Rendy!” pinta Rendy. “Rivka, kenapa Rivka diantar laki-laki? Kenapa Rivka tidak bilang saja sama Rendy biar Rendy jemput?” “Rivka, jangan diam saja, Rivka!” Rendy masih mengikuti Rivka yang berjalan tergesa-gesa. Saat ini mereka sudah berada di kamar, Rivka membanting tasnya dan melempar sepatunya

