Bahaya

1099 Words

Pagi-pagi sekali, Bella bersiap-siap dan pergi keluar. Ian sudah pergi sedari tadi, jadi dia bisa keluar sekarang. Bella keluar untuk pergi ke rumahnya, dia ingin memastikan bagaimana kondisi rumahnya sekarang. Apakah Anastasya jadi menjual rumah atau tidak. Dan Bella tentu berharap, rumah itu tidak dijual dan tidak ada yang membelinya. Taksi yang Bella tumpangi berhenti di depan rumah. Bella keluar dan tidak lupa membayar ongkos taksinya. Begitu berdiri di depan rumah, Bella tidak melihat papan iklan penjualan rumah, akan tetapi rumahnya telah terkunci. Bella mencoba membukanya, tetapi tidak bisa, sampai salah satu tetangga yang mengenali Bella, menghampiri Bella. “Loh, Bella.” “Halo, Tante.” Bella menundukkan kepalanya untuk menyapa. “Tante baru lihat kamu ke sini lagi. Bukanka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD