BRAK Pintu terbuka dengan keras, seorang gadis datang dengan napas terengah-engah. Gadis itu nampaknya seperti habis berlari dan dia terlihat seperti sedang cemas. "Lola, ada apa?" Rey menyambut gadis itu dan melepas semua kegiatannya. "Kakak ... kakak ... dia ..." "Mita? Ada apa sama Mita?" Karena cemas, Rey berlari keluar untuk menemui Mita. Ia tahu dengan riwayat Mita seperti apa, yang ada di dalam pikirannya Rey takut Mita kenapa-kenapa. Langkahnya terhenti saat ia melihat seorang perempuan yang sedang mendorong kursi roda pasien. Gadis itu nampak sangat cantik. Namun Rey melihat ada Fardi di sana. Dia sudah membawakan sebuket bunga cantik di belakang punggungnya. Rey melihat sendiri Fardi memberikan bunga itu kepada gadis di samping Lupita. Sedangkan Lupita, sepertinya di
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


