Lupita membuka matanya perlahan. Ia melihat sekitar dan hanya ada seorang lelaki tampan dengan jas putih itu sedang menghampirinya. "Lu, apa yang kamu rasakan sekarang?" tanya lelaki itu. "Rey, kenapa aku bisa ada di sini?" Lupita memegang kepalanya yang masih terasa pusing. "Mana Leni?" "Leni?" Rey membeo tak mengerti. "Iya ... mana dia? Dan ... dimana Geri?" "Geri?" Rey membeo lagi. Ada apa dengan wanita cantik ini? Apa dia sudah melihat sesuatu tentang mereka? Tapi, bagaimana mungkin? "Aku liat Geri sama Leni tadi." Lupita beranjak dari tempat tidur itu, tapi Rey sudah menahan pundaknya agar Lupita tetap di sana. "Hei, kamu mau kemana? Nggak ada Geri ataupun Leni di sini. Mungkin itu hanya khayalan kamu, Lu." "Nggak. Beneran, tadi aku liat mereka barengan di taman." Re

