Dalam perjalanan, Rey nampak pucat. Dia begitu gugup malam ini. Tidak ada perkataan apapun di dalam mobil itu. Namun, Lupita tidak ingin susana menjadi tak nyaman. Sebisa mungkin dia mencari sesuatu untuk dibicarakan dengan Rey. "Hemm ... Rey," panggilnya. "Ya, kenapa?" jawab Rey dengan suara bergetar. "Apa kamu gugup?" tanya Lupita kembali. "Ah, apa? Nggak. Aku nggak gugup. Memangnya kenapa?" sebisa mungkin Rey menyembunyikannya. "Sikapmu aneh, gak kayak biasanya. Sepertinya kamu berkeringat!" Lupita mengambil selembar tisu dari dalam tasnya dan mengusap kening Rey yang basah itu dengan tisu di tangannya. DEG Jantung Rey semakin berpacu cepat. Rey mengambil tisu itu dari tangan Lupita sebab ia tidak mau jika Lupita mendengar suara detak jantungnya yang bergemuruh hebat. Nan

