Memulai dari awal

1002 Words

"Darah ..." "Nona? Nona tidak apa-apa?" Sopir taxi itu menghentikan mobilnya tiba-tiba. Saat ketika melihat penumpang dari kaca spion mengeluarkan darah dari hidungnya. Lupita mencoba menahan darah itu agar berhenti. Bajunya sudah menjadi korban banyak bercak merah. Ia tidak mungkin meneruskan pelacakannya terhadap Leni. Bukan hanya hidungnya yang terus mengeluarkan darah. Namun, Lupita merasa kepalanya begitu berat. Ini sama hal nya ketika ia pertama kali merasakan penyakit yang selama ini ia perjuangkan. Apa mungkin penyakit itu datang lagi? "Saya tidak apa-apa. Tolong antar saya ke rumah saja," pinta Lupita sambil mencoba menghentikan pendarahan di hidungnya. "Tidak, Nona. Anda harus ditangani oleh dokter. Sebaiknya kita ke rumah sakit saja," kata pak sopir itu. "Ini hanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD