Karena cemas, Rey bermaksud untuk menemui Fardi di kantornya. Ia pasti tahu keadaan istrinya seperti apa, setidaknya Fardi membawanya ke Rumah Sakit untuk cek up. Terlebih lagi, Rey punya kabar terbaru untuk Lupita dan kali ini sangat serius. Tapi, sebelum itu, Rey ingin memastikannya dan bertemu Fardi terlebih dahulu. Ia tak mengerti jika kedatangannya kali ini membuatnya marah. Apa itu karena Rey mengganggu Fardi bekerja? Atau ... entahlah, Rey pun tak paham. "Far, apa yang kamu lakukan? Kenapa kamu memukulku?" Rey berangsur, mencoba berdiri memegang bibirnya yang luka karena bekas tonjokan sahabatnya itu. "Mau apa kamu cari Lupita, huh? Mau ngajak dia berkencan?" Fardi menatap sinis, napasnya kian memanas. Rey mengernyit tak paham. "Apa maksudmu? A-aku gak ngerti." Fardi men

