IYM 7

1128 Words

Berdiri sebentar, Abe mengayunkan langkahnya ke dalam rumah. Dia yakin benar jika ada orang yang datang dan masih berbincang di dalam. Selangkah memasuki pintu, tiba-tiba Abe dikagetkan oleh Ayman beserta lainnya yang muncul dengan tiba-tiba. “Eh, Be!” ucap Ayman menyapa lebih dulu sebagai pengalihan rasa cemasnya yang ketahuan Abe karena telah mendatangkan tamu tanpa seizinnya. Berkerut kening, Abe tak menjawab dan menatap kedua teman Ayman yang baru datang mengekori Ayman penuh selidik. Keduanya tampak seperti kucing garong yang terciduk, berdiri kaku tanpa suara mendapat tatapan dingin dari Abe yang baru pertama kali mereka temui. “Be, gue mau pergi dulu sebentar sama teman-teman gue. Biasa, ke kota cari angin!” ujar Ayman berusaha tetap tenang agar sang macan tak menunjukkan taring.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD