Keduanya saling pandang dengan tatapan tak wajar, terlebih mata Abe solah ingin loncat dari tempatnya menatap Ayman yang selalu memancing emosinya dan seolah sengaja. "Menurutmu?" sahut Abe singkat tanpa memalingkan pandangannya. Decihan terdengar dari mulut Ayman. Dia membuang arah pandangnya sesaat sebelum menatap kembali wajah Abe yang bergeming. "Aku memang b******k, tapi tak gak sepicik yang kamu tuduhkan, Be. Kalau aku sering tidur dengan Ayumi, ngapain aku kasih Ayumi untuk kaunikahi? Mending aku saja yang nikahi!" tutur Ayman menatap kesal pada Abe. Abe berkerut kening. Apa yang Ayman katakan masih sulit bagi dia untuk mempercayainya. Abe yakin, jika Ayman menyukai Ayumi karena begitu perhatian padanya. "Mana kutahu apa yang kalian lakukan di belakang. Jangankan teman, saudara p

