IYM 24

1016 Words

Di desa, Ayman yang masih tinggal untuk membantu melihat persiapan toko baru yang mulai dibangun untuk Yulia berjualan, terlihat sedang berdiri memantau pekerja yang sedang sibuk. Dari dalam rumah, Yulia keluar sambil membawa nampan berisi ubi goreng dan teh poci. "Nak Ayman, ayo ngeteh dulu!" seru Yulia sambil menuju meja kayu yang ada di teras rumah. Perlahan dia letakkan semua isi nampan ke meja. Aroma ubi goreng yang baru diangkat tercium jelas menyapa indra penciuman Ayman yang langsung tersenyum. Tanpa ragu, Ayman berjalan menghampiri Yulia dan langsung duduk saling berhadapan. "Aku cobain ya, Bu!" seru Ayman. Tangan kanan Ayman meraih sepotong ubi yang masih hangat dan mulai membelahnya, lalu memasukkan ke mulut yang sudah tak sabar mencicipi ubi ungu yang dibeli Yulia di kebun t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD