IYM 17

1005 Words

Dengan ringannya sebuah tamparan dilayangkan oleh Yulia setelah mendengarkan pengakuan Ayman barusan. Benar, Yulia menampar pipi Ayman dengan keras, hingga nampak sudut bibirnya mengelurkan bercak darah. Yulia berdiri menatap tajam Ayman yang diam membisu kini. Sedangkan Ayumi menutup mulutnya karena kaget dengan apa yang dilakukan oleh ibunya. "Bisa-bisanya kamu lakukan itu pada anakku! Apa kamu tak punya hati, huh?" bentak Yulia masih menatap tajam Ayman yang kini tertunduk sambil memegang pipinya karena terasa panas. "Apa salah anakku sampai kalian tega melakukan hal itu? Setelah masa depannya hancur, kalian dengan teganya membuang dia di perkebunan seperti itu. Jelaskan apa salah anakku sekarang!" bentak Yulia masih berdiri dan menunjuk pada wajah Ayman yang masih tertunduk tanpa kat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD