Part 21

960 Words

"Kita ke rumah lo lagi?" tanya Giska pada Andra yang sedang membuka helmnya. Andra mengangguk. "Mingguan di rumah gue aja ya, nyokap cerewet nanyain lo mulu, nyuruh gue ajak lo ke sini, katanya kangen calon mantu." Giska meneguk ludahnya. Perasaan apa ini? Kenapa terasa aneh mendengar Andra menyebutnya calon mantu? "Hei, ngapain bengong?" Andra mengibaskan tangannya di depan Giska, membuat gadis itu mengerjap. "Hah? Apa?" Andra terkekeh. "Ayo masuk, Giska Arabella Gilbert," ujar Andra merangkul Giska memasuki rumahnya. "Apa-apaan lo? Kenapa nama belakang lo ikut di nama gue?" protes Giska. "Emm, pengen aja, sekalian latihan kalo seandainya suatu saat nanti lo bener-bener jadi nyonya Gilbert," ucap Andra mencoel hidung Giska. Giska yang bahkan jarang tersenyum manis pada Andra

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD