PREDATOR YANG DIAM

1707 Words

Pagi hari di kantor pusat Meyer Tech dimulai dengan atmosfer yang jauh lebih berat dan menyesakkan daripada biasanya. Lukas Weber berdiri di koridor utama dengan tablet di tangan, berpura-pura memeriksa jadwal koordinasi untuk pertemuan dewan direksi yang akan diadakan di aula utama. Setelah menyadari adanya manipulasi laporan keuangan oleh orang-orang lama di dalam perusahaan, setiap langkah yang Lukas ambil di gedung ini terasa seperti sedang meniti ranjau yang siap meledak di bawah kakinya. Bau lilin lantai yang baru dipoles dan aroma parfum mahal dari para petinggi perusahaan yang melintas memenuhi udara, namun bagi Lukas, aroma itu tertutup oleh bau kecemasan yang tak terlihat. Ia mengatur napasnya, berusaha menekan detak jantung yang berpacu kencang saat ia mendekati pintu aula besa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD