Lukas Weber duduk bersandar di kursi kerjanya yang ergonomis, namun punggungnya terasa kaku seolah ia baru saja memikul beban beton seberat satu ton. Di luar jendela besar lantai empat puluh dua, Frankfurt mulai meredup, digantikan oleh kerlip lampu kota yang tampak seperti taburan permata di atas beludru hitam. Suasana di dalam ruangan sangat sunyi, hanya dipecah oleh suara dengung halus dari server internal yang bekerja tanpa henti. Bau sisa kopi yang mendingin dan aroma ozon dari perangkat elektronik yang panas memenuhi indra penciumannya. Audit manual yang ia lakukan bersama Hannah kemarin telah membuka kotak pandora yang tidak pernah ia duga sebelumnya. Kini, Hannah telah pulang lebih awal untuk beristirahat, meninggalkan Lukas dengan akses penuh ke beberapa direktori keuangan yang p

