Gairah meningkat

1023 Words
"Kenapa kamu tidak mau jawab?" "Saya harus jawab apa Pak? Bapak menanyakan yang itu bukan saya" "Jawab sekarang juga atau saya akan lebih keras memegang tangan kamu dan saya akan menciumi kamu tanpa henti" David terus mengancam. "Pak.. sakit..... Pak..." Nessa merasa dirinya semakin terpojok hingga akhirnya ia pun bicara. "Ok Ok. Saya akan jawab. Tapi tolong lepaskan dulu Pak. Ini sakit !!!" Nessa pun menjawab dengan nada penuh emosi. David melepaskan tangannya dan ia kemudian duduk di depan Nessa. "Siapa kamu?" Ucap David. "Ya. Saya Belly. Tapi itu hanya nama samaran saya 3 tahun lalu. Lalu untuk apa saya memberitahu Bapak? Apa bapak akan memecat saya atau bagaimana?" Ucap Nessa dengan tegas. David langsung memeluk Nessa dengan sangat erat. Seolah ia sedang menemukan harta karun yang sangat langka. "Ya .. aku menemukan mu sekarang. Aku sudah berhasil melihat mu tumbuh dan dewasa. Dan aku sudah melihatmu benar-benar membuktikan kamu hanya untuk itu" ucap David. "Maksud Bapak? Bapak siapa?" Nessa kemudian terkejut. Dan ia pun menutup bibirnya dengan kedua tangannya dan langsung sedikit menjauh dari David. "Jangan bilang.... Kalau bapak adalah pria yang membayar saya. Bapak yang bermalam dengan saya. Dan jangan bilang Bapak adalah pria yang selalu saya temani dalam aplikasi itu selama berbulan-bulan" ucap Nessa dengan sangat terkejut. "Ya... Ini aku. Dave. Dave yang selalu membuat kamu kesal dan membuat kamu marah. Dave yang membuka baju kamu malam itu. Dave yang membuat kamu menangis malam itu. Dan Dave yang membuat asmara di malam itu" Mendengar itu semua membuat Nessa merasa malu dan ketakutan. Nessa pun turun dari tempat tidur dan langsung menjauh dari David. "Kamu mau kemana? Kamu harus disini sekarang. Kamu harus selalu temani aku seperti 3 tahun yang lalu" Dave mendekati Nessa. Nessa masih terlihat kaget. Wajah nya terlihat sangat malu. 3 tahun lalu adalah waktu yang lama untuk David menemukan Nessa. Nessa adalah gadis pertama yang tidur dengan nya. Nessa adalah gadis yang yang selalu memberi dukungan penuh pada David. Walaupun hanya bicara via aplikasi, tetapi itu membuat David bisa bangkit menjalani kehidupan. 3 tahun lalu ketika ekonomi keluarga Nessa benar-benar hancur, ia berusaha menjadi tulang punggung. Ia mencari uang untuk hidup adik dan ibunya. Serta ia pun harus mencari uang untuk biaya kuliahnya. Ia saat itu sangat sudah tidak tau lagi harus dengan cara apa mencari uang. Bekerja demi bekerja ia lakukan tetapi hasilnya hanya bisa untuk makan dan biaya pengobatan sang adik. Ia pun terpaksa menjadi gadis yang siap menemani laki-laki tua atau pun laki-laki muda yang kaya raya. Ya... Disitulah ia bertemu dengan David. David yang saat itupun sedang kacau mencoba mencari seseorang yang bisa menemaninya serta melepaskan rasa seksualnya. Ia mencoba mengunduh aplikasi kencan, dan ternyata ia memilih Nessa sebagai seseorang yang harus ia kencani. David bisa saja memilih 2 atau lebih gadis, tetapi Nessa yang saat itu memakai nama samaran Belly membuat David terkesima dan juga membuat David jatuh hati kepadanya. Sehingga ia hanya memilih Belly satu-satunya gadis yang ia kencani. Belly yang saat itu butuh biaya untuk kuliahnya, terpaksa berkencan dengan David yang dahulu ia kenal dengan nama Dave. Mereka selama 3 bulan mulai perkenalan belum pernah bertemu sama sekali. Mereka hanya mengobrol melalui telepon ataupun pesan singkat dalam aplikasi. Hingga satu hari pada bulan ke 4 mereka memutuskan untuk bertemu. Pada saat bertemu itu, Nessa masih terlihat remaja. Mereka bertemu di salah satu hotel besar. Nessa pun menyamar saat masuk hotel dengan berdandan seperti wanita tua dengan riasan yang mencolok. Pada saat Nessa datang ke hotel, David telah menunggunya. Dan ia telah siap menyambut Nessa. Lampu kamar di matikan, sehingga sangat minim dalam melihat wajah satu sama lain. Nessa saat itu sangat takut. Namun tidak ada pilihan. Nessa dan David saling bersentuhan tanpa adanya pakaian sedikit pun. Mereka sama-sama baru melakukan hubungan seksual pada malam itu. Dan itu merupakan pengalaman pertama. Namun pada saat mereka melakukan hubungan seksual, David merasa tidak nyaman. Karena Nessa menangis tidak henti-henti. David yang saat itu sedang menikmati percintaannya, menghentikan permainannya. Ia pun menyuruh Nessa tidur dan berhenti menangis. Nessa pun mengikuti arahan David. Dan ia pun tertidur. Saat pagi tiba, David baru sadar dan melihat dengan jelas wajah Nessa. Ia melihat gadis lugu dan polos. Bibir dan matanya membuat David merasa kasihan. Ia pun pergi meninggalkan Nessa dengan memberinya uang tiga kali lipat dari apa yang di janjikan. Setelah kencan satu malam itu, Nessa pun langsung menghapus akun kencan nya dan mengganti nomor telepon ny. Mereka pun sama sekali tidak pernah berkomunikasi satu sama lain hingga hari ini. "Jadi benar Bapak ini adalah Dave?" Tanya Nessa kembali untuk meyakinkan. "Ya. Aku Dave. Dave yang kamu kenal. Aku sudah lama mencari mu Belly", Tubuh Nessa menjadi lemas. Ia pun kemudian terjatuh dan duduk di lantai. "Nessa !!!" David berteriak dan langsung menghampiri nya. "Kamu baik-baik saja? It's Ok. Gak apa-apa. Kamu gak usah tegang. Santai saja ya" david mencoba menenangkan Nessa. Keadaan Nessa pun sudah sedikit membaik. Ia kemudian di bawa ke tempat tidur oleh David. "Kamu istirahat saja ya. Saya mau keluar sebentar. Nanti saya kembali" David pun pergi menuju ke arah pintu, tiba-tiba saja Nessa berlari ke arah David. Dan ia memeluk David dari belakang. David terkejut, ia pun membalikkan badannya dan membalas memeluk Nessa. "Jangan pergi" ucap Nessa. David menatap wajah Nessa. Ia tak tega melihat wajah Nessa. Ia pun terbawa emosi hingga akhir nya ia mendorong Nessa ke arah tembok dan mencium bibir Nessa penuh dengan Nafsu dan gairah. Nessa pun terbawa suasana, mereka saling bercum-bu dengan sangat panas. Nessa mencoba menggigit bibir David, dan David pun membalasnya. Ciuman itu semakin memanas, David mencoba mencoba meremas Da-da Nessa dengan tangan kirinya, dan ia pun meremas bo-kong Nessa dengan tangan kanan nya. Gairah mereka semakin meningkat, David mencoba mengangkat kaki Nessa sebelah dan menekan di tembok, sedangkan tangan kirinya mencoba masuk ke dalam baju Nessa dan mencoba membuka kan bajunya. Sementara itu Nessa pun tidak tinggal diam. Ia diam-diam mencoba membuka kancing celana David. Ia mencoba meremas kepunyaan David dari luar celana dalam nya. Permulaan percintaan malam ini sangat tegang bagi mereka berdua. Kedua tangan mereka saling meremas satu sama lain dan bibir mereka pun tak henti nya membasahi bibir satu sama lain.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD