BAB 06 Pukul tiga sore setelah pulang sekolah, Ocha duduk di kursi tribun pinggir lapangan untuk melihat Leon latihan basket. Tidak lupa Ocha juga membeli beberapa chiki, air putih, serta memegang handuk kecil milik Leon karena pria itu menitipkan tasnya pada Ocha. Tentu saja hal itu menjadi kebanggaan tersendiri untuk Ocha, apalagi saat melihat raut-raut iri dari beberapa siswi yang mengidolakan Leon. Terlebih lagi si Heni yang merupakan musuh bebuyutan Ocha terlihat begitu kesal, itu merupakan kesenangan tersendiri untuk Ocha. “Bro, lo akhirnya jadian sama Ocha?” tanya Fahri, salah satu teman Leon dan Gio sejak SMP. “Enggaklah, mana mungkin, dia udah gue anggep adik sendiri,” jawab Leon dengan santainya. “Kalau gitu boleh dong gue PDKT sama Ocha, jujur gue udah suka sama dia sejak SM

