BAB 20 Saat baru memasuki gerbang, beberapa siswi yang melihat Ocha berboncengan motor dengan Leon langsung berkasak-kusuk memulai gossip. “Fika, lihat deh, katanya si Ocha udah move on dari Leon, tapi kok mereka boncengan bareng sih?” ujar salah satu teman Fika menunjuk Leon dan Ocha di parkiran. “Sialan, si Ocha ngomong doang, tapi gak konsisten sama sekali. kalau udah gatel mah susah sembuhnya, pake segala ngomong gak akan ganggu Leon lagi, pada kenyataannya dia masih aja tuh gangguin Leon.” Fika meluapkan emosinya. “Samperin, yuk!” ujar Fika mengajak temannya menghampiri Leon dan Ocha di parkiran. “Sini aku bantuin lepas helmnya.” Dengan lembut Leon berinisiatif melepas helm yang tengah dipakai Ocha. “Gak usah, Ocha bisa sendiri.” Ocha yang merasa tidak enak menjadi pusat perhati

