“Soal itu, aku dan Ansel memang sudah lama sekali dekat dan sering bersama, sejauh ini tidak ada yang bisa aku lakukan selain mendapatkan yang terbaik, hanya Ansel teman aku yang sangat peduli sampai detik sekarang juga.” Ucap Jes yang menjelaskan kepada Bunga.
“Iya aku melihat nya begitu saja sekarang, kalian begitu saling melengkapi satu sama lain nya. Walau pun Ansel sekarang lebih fokus bekerja tetapi kami tidak mau kalau kita tidak saling berkomunikasi seperti itu.” Ucap Jes yang menerangkan semua nya kepada Bunga.
“Sejauh ini aku juga merasa kenapa aku tidak memiliki teman sedekat kau dan Ansel, mungkin karena aku tidak asyik saja di ajak mengobrol hehee...”
Ucap Bunga sambil tertawa kepada Jes.
“Kata siapa kau tidak asyik? Bukti nya kau mau di ajak mengobrol sekarang juga.” Ucap Jes yang mencairkan suasana yang ada.
Sampai lah diri ini yakin kekuatan nya hanya membuat diri nya akan menjadi sebuah kenyataan yang ada satu sama lain.
Percaya atau tidaknya mereka berdua saling memikirkan satu sama lain di lain juga semua itu akan bisa berjalan dengan lancar tanpa ada pemikiran yang dalam perjuangan hidup, akan mendapatkan hasil yang sangat damai jangan sampai membuat permasalahan itu akan berjalan dengan lancar.
"Sekarang kau tenang! jangan grasak grusuk aku tahu apa yang kau lakukan sekarang ini demi apapun engkau pasti sangat banyak berjuang melakukan yang terbaik saat ini juga, pertahanan hidupmu akan selalu didasarkan dengan permasalahan yang ada di sisi lain juga Apapun yang terjadi itu membuat semuanya makin damai."
Ucap Jes kepada Bunga.
"sesuatu hal yang bisa kita dapatkan adalah sekarang ini menjaga rahasia dulu aku belum siap untuk menceritakan semuanya kepada ada suamiku menurutku itu membuat dia semakin marah, makanya aku menjanjikan diriku beberapa malam yang lalu aku harus berdiam tanpa berbicara sedikit pun."
Ucap Bunga kepada Jes yang masih duduk.
"Jangan kau ceritakan asal mula Kenapa bisa bisikan itu datang, yang terpenting aku disini akan menyampaikan kepadanya terlebih dulu jangan sampai membuat diriku semakin kacau."
Ucap Jes yang masih mengkhawatirkan Bunga.
" Iya betul Apapun yang terjadi akan menjadi sebuah keinginan nyata tanpa dia sadari, di sisi lain memang di dalam kehidupan akan menjadi sebuah kenyataan yang ada. Aku tidak mau membuat dia semakin memikirkan yang tidak-tidak padahal aku sangat yakin kalau dirinya sudah banyak memikirkan satu sama lain. Diriku juga tanpa harus memikirkan hal-hal yang tidak di inginkan dalam perjuangan pasti ada keinginan yang nyata."
Jelas Bunga yang berusaha untuk membuat Jes semakin yakin pada diri nya.
" sekarang begini saja Aku harap nanti malam jika itu kejadian lagi Tolong hubungi aku secepatnya, memang aku akan selalu ada tetapi kenyamanan dan keamanan mu sekarang Aku yang bertanggung jawab bukan ansel lagi. sampai disini Apakah kau paham apa maksudku? Aku tidak mau membuat kau terjebak dan membuat kau tidak aman. "
Jelas Jes kepada Bunga.
"Kenapa kau berbicara begitu? padahal aku masih tidak mengerti yang kau katakan tidak aman."
Tanya Bunga yang kebingungan dengan ucapan Jes tadi.
" Kau tidak perlu tahu apa yang aku bicarakan, di sini rasa khawatir aku mulai timbul jadi jangan pernah menganggap ini semua remeh. Kalau begitu biarkan aku malam ini untuk menjaga dan menunggu suami mau pulang titip "
Ucap Jes kepada Bunga.