"Sejauh ini pun, aku aku lebih percaya kepada kau untuk menjaga istriku tetapi aku mohon sekali ini ini dan malam ini kau harus menemani istriku di sana, Entah kenapa firasatku begitu sangat kuat kalau bunga akan didatangi lagi oleh sosok itu."
Ucap Ansel kepada Jes di balik telepon tersebut.
"Sebenarnya itu yang mau katakan, Aku ingin meminta izin kepada kakak untuk menjaga diterima di ruangan tamu aku akan menunggu sampai aku tidak akan tidur. Aku tahu dia tidak aman makanya aku berinisiatif seperti itu Jadi aku harap kau bisa mengerti apa tujuan ku sebenarnya."
Jelas Jes kepada Ansel.
Setelah itu mereka berbincang Jes menutup telepon, dan dia melihat ke arah ruangan yang tidak tahu itu ruangan apa, tidak disangka dia melihat bunga yang sudah terbaring tidak sadarkan diri di lantai titik wajah Jes mulai kepanikan dan dia tidak tahu harus bagaimana menghadapinya.
Sampai detik ini dia masih tidak menyangka kalau ini terjadi kepada ada istri Ansel.
" Bunga!!! Sadarlah.... akan terjadi padamu Aku tidak mengerti. sadarlah!"
Teriakan Jes yang sangat kuat.
Jes masih kebingungan Apa yang harus dilakukan saat ini. Entah kenapa saat itu dia masih berpikir kalau tidak ada permasalahan yang datang tetapi dia berinisiatif untuk membawa Bunga Rumah Sakit agar dia tahu apa permasalahan yang ada.
"Tidak bisa kubiarkan! dia harus aku bawa ke rumah sakit tidak bisa ku diamkan saja di rumah, ansel harus tahu apa yang membuat dia semakin kaca seperti ini tanpa dia sadari juga harapan semakin mendalam saja, sampai detik ini perjuangan yang menjadi sebuah keinginan yang nyata tanpa disadari juga."
Ucap Jes di dalan hati nya yang a sangat kacau tidak tahu harus berkata apa lagi saat ini.
Di dalam perjalanan menuju rumah sakit hati Jasmine kacau dia tidak tahu harus bagaimana menghadapinya ini pasti ada sangkut-pautnya dengan sebuah penampakan yang membuat dia yang tidak sadarkan diri, sampai disini dia paham apapun perjuangan akan menjadi sebuah hasil nyata jangan sampai tidak ada pencapaiannya satu sama lain.
Entah kenapa apa dalam perjuangan perjalanan tersebut Jes begitu sangat kacau dia tidak bisa memikirkan bagaimana dia lagi membantu keadaan bunga saat ini di dalam kehidupannya bisa saja yang membuahkan hasil yang begitu sangat dalam tanpa disadari di dalam perjuangan pasti ada, sebuah kenyataan yang sama tanpa pikir panjang sesuatu yang membuat dia semakin kacau akan membuahkan hasil yang sama.
Sampai detik ini tidak ada satupun yang bisa di panaskan lagi.
"Aduh... Bagaimana ini kenapa bisa terjadi seperti ini aku takut terjadi apa-apa pada kandungannya Kalau ini kan terjadi bisa apa aku mati lah aku di hadapan ansel. Sampai detik ini pun aku masih tidak paham apa yang sudah terjadi kepada bunga."
Ucapan Jes yang selalu saja melakukan yang terbaik satu sama lain.
Sesampainya dia di rumah sakit dia langsung menggendong Bunga sampai ke ruangan yang dituju, di situ dia baru paham apa yang sudah terjadi saat ini Sampai detik ini tidak ada satupun permasalahan yang akan datang jika membuahkan hasil memang perjuangan dia akan menjadi membuahkan hasil juga.
"Seperti nya aku harus berbicara kepada Ansel! Aku tahu pasti dia sangat kacau."
ucap Jes di dalam hati nya saat ini.