"Kamu itu tolong gak usah bela-belain anak tetangga itu, ya. Ibu nggak peduli mau dia itu ngasih kamu hadiah, mau dia itu ngasih tumpangan ke kamu, pokoknya jangan terlalu dekat sama dia." Dita berbicara di meja makan. Ketika dirinya sedang mengobati luka Dee. "Ibu, kenapa sih harus sampai marah kayak tadi? Untung aja nggak ada tetangga lain yang lihat. Kalau sampai ada tetangga lain yang lihat, ibu pasti udah dicap buruk." "Nggak usah ngalihin pembicaraan! Pokoknya ibu nggak mau tahu. Hari ini adalah terakhir kalinya kamu ketemu sama dia dan berbicara sama dia. Kalau Ibu bilang kalian berdua nggak boleh dekat, itu artinya emang nggak boleh. Lagian dia itu jauh lebih tua dari kamu, Dee!" Dee menghela napas. Tidak bisa berkata-kata lagi. Matanya melirik ke arah pintu rumah. Membayangkan

