"Mau mampir makan di rumahku?" Dee bertanya saat dirinya baru saja hendak membuka pintu mobil Devano. "Maksudnya?" Devano balik bertanya. Tangan Dee yang awalnya sudah hampir mendorong pintu mobil agar terbuka kembali menjauhkan tangannya. Ia menatap Devano. "Tadi pagi 'kan kamu udah anterin aku ke sekolah, terus tadi juga kamu jemput aku di sekolah, jadi aku mau ngucapin terima kasih aja ke kamu. Apalagi kamu juga sampe beliin aku camilan. Harusnya aku yang berterima kasih sama kamu tapi malah kamu yang traktir aku," tuturnya panjang sambil mengangkat kantung belanjaan di tangan kirinya. "Tapi aku gak biasa makan jam segini, biasanya aku kalau makan itu malem jam tujuh atau jam delapan kalau sekarang kaya agak nanggung aja gitu." Dee mengerjapkan matanya polos. "Sama, kok. Aku juga,"

