Empat Puluh Tiga

1143 Words

Setelah mendapat pesan terakhir, Asha sengaja menunggu si pengirim di halaman luar sekolah tepatnya di tempat pertama ia mendapat pesan tersebut. Sampai dua hari menunggu, Asha tidak mendapati apapun. Andai ia mendapat surat itu lagi, ia berjanji dalam dirinya sendiri akan mengejar orang itu dan menanyakan apa tujuannya. Sayangnya, orang yang ia tunggu tak kunjung muncul. Hari libur kali ini, Asha mau membawa kedua anaknya jalan-jalan di sekitar rumah. Lihat, lucunya pakaian mereka dengan tas kecil karakter di punggung, sangat menggemaskan sekali. "Kakak Bintang genggam tangan adiknya ya. Jangan dilepaskan!" teriak Asha. Kedua anaknya berjalan sambil berlari, jaraknya udah agak jauh dari dirinya dan suami. "Anda tidak bersemangat sekali, Tuan." "Semangat, Asha." Asha mencebikkan bibir

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD