Rena seketika melupakan rencananya untuk merebut Alan. Dia justru terpesona dengan Rio, meskipun Rena belum tahu banyak tentang Rio. Rena terus mendekati Rio dengan alasan banyak yang tidak mengerti tentang beberapa laporan. Dengan sabar Rio menjelaskan kepada Rena, tanpa sadar mereka semakin dekat. Rio yang terkenal berwajah datar dan jarang tersenyum justru kali ini ia bisa tersenyum hanya karena Rena. “Bagaimana kalau pulang kerja aku traktir kamu makan di luar, sebagai ucapan terima kasih karena kamu sudah membantuku di hari pertama kerja.” Tanpa rasa malu, Rena langsung mengajak Rio dan dijawab anggukkan tanda setuju. Alan dapat bernapas lega, saat ia melihat kedekatan Rena dan Rio terlebih mereka berdua pergi bersama. Alan menganggap Rena akhirnya sudah bisa melupakan dirinya dan

