Langit senja yang memudar menyambut kedatangan Alan, Via, dan bayi laki-laki mereka di rumah yang hangat. Alan telah menyiapkan segala perlengkapan bayi dengan penuh perhatian. Sebuah kamar kecil dihiasi dengan warna-warna lembut, dan ranjang bayi yang hangat menanti si kecil. “Selamat datang anakku yang tampan, selamat pulang kembali di keluarga kecil kita, istriku,” ujar Alan sambil tersenyum lembut. Via terharu melihat usaha Alan dalam menyambut kelahiran sang bayi. Setelah semua yang terjadi, kehangatan rumah yang mereka bagikan bersama-sama menimbulkan kelegaan dalam hatinya. Meskipun demikian, di balik senyumnya yang bersyukur, Via masih menyimpan kegelisahan di dalam hatinya. Ketika mereka masuk ke dalam rumah, Alan menyuruh Via duduk di sofa yang nyaman. “Aku senang kalian berdu

