Ada Mahluk Putih

1118 Words

Pov Dudung Setelah tidak ada pembicaraan lagi yang terdengar, dan rasa penasaran Sudah terobati. Mbah Diding mencolek Jaya untuk segera pergi meninggalkan rumah Mang salah, sehingga Kami berempat pun mulai berjalan kembali menyusuri Jalan Gang yang nantinya tembus ke arah Masjid. Trong.....! Trong.....! trong.....! Aku mulai kembali memukul kentongan untuk mengingatkan warga, supaya mereka tidak terlalu lelap tertidur karena Kejahatan sering datang di malam hari yang sangat sunyi "Kayaknya mang Salah baru saja mendapat rezeki yang besar, mungkin kerbaunya yang di hutang sudah dibayar." ujar Uwa Jaya mulai kembali membuka pembicaraan setelah jauh meninggalkan rumah yang tadi di intip. "Iya dia sangat pintar mencari uang, tidak seperti Abah yang selalu ditiban kesialan, tidak perna

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD