Pov Dudung Pocong........! pocong......! pocong......! Terdengar suara warga yang saling bersahutan memberitahu keberadaan setan yang sedang kami intip. aku yang sudah lama menunggu dengan segera bangkit dari tempat duduk, meninggalkan Rara yang masih terlihat betah berlama-lama denganku, namun aku tidak memperdulikannya karena aku ingin segera bertemu dengan setan pocong, mau menangkapnya. "Mohon maaf Rara orang-orang sudah memberitahu kalau ke kampung kita ada petaka, ada setan pocong yang mengganggu ketentraman. Akang mohon pamit izin dulu untuk menangkap setan pocong, nanti lain waktu kita sambung kembali mengobrolnya." ujarku sambil mengeluarkan tangan mengajak Rara bersalaman. "Hati-hati Kang Dudung!" ujar Rara yang terlihat khawatir. "Yah, aku akan hati-hati selamat tingga

