Juragan Badru Sakit

1141 Words

Pov Rara Pagi-pagi ketika aku bertemu dengan Bi Yani l, asisten rumah tangga yang sudah lama menemani keluarga kami. Dia sudah berisik membicarakan tentang keadaan setan pocong yang mengganggu ketenangan warga kampung Cisuren. berbeda dengan ayahku yang Sejak dari pagi belum keluar dari kamarnya, bahkan Ibu terlihat seperti memiliki rasa cemas yang begitu mendalam. "Bibi kenapa sampai jam segini Ayah belum keluar dari kamar. terus air yang sedang dipanaskan untuk apa, Tidak seperti biasanya merebus air sebanyak ini?" Tanyaku sambil menunjuk ke arah kuali yang berada di atas kompor. "Barusan juragan Ibu, menyuruh Bibi untuk merebus air. katanya untuk mandi sang ayah." jawab Bi Yani dengan jujur. "Tumben? biasanya juga mandi menggunakan air dingin." Tanyaku dengan berbisik, dahiku me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD