Pov Jaya Aku sudah duduk di Gazebo yang terbuat dari tembokan, menggunakan atap ijuk pohon aren. menghadap ke arah juragan Badru Tamam membawa kebutuhan yang sangat penting. belum saja menyampaikan maksud dan tujuan terlihatlah juragan Ranti yang datang menghampiri. "Di depan ada tamu Ayah." ujarnya memberitahu. "Siapa yang bertamu ke rumah kita ibu?" jawab juragan Badru bertanya. "Mang sukarmin." jawab juragan Ranti yang tidak terlalu bersemangat. "Suruh menunggu saja! soalnya Ayah sedang menghadapi Jaya." ujar juragan Badru sambil menunjuk ke arahku yang duduk bersila dengan begitu rapih dan tegap, tidak sedikitpun menunjukkan ketidaksopanan. Aku yang sudah tahu kalau Mang Sukarmin hendak melamar anaknya. semalam dia sempat mengajakku namun aku tidak menyanggupi. bukan tidak

