Vini memarkirkan mobilnya asal-asalan di depan kantor milik Ayzel. Emosi di dalam dadanya begitu membuncah, seakan-akan siap meledak kapan saja setelah semua hal yang terjadi di butik milik Avra Maryam, tadi. Ia berjalan dengan sangat terburu-buru menuju ruangan milik pria itu, iya tak mau menunda-nunda kemarahannya, semua harus tuntas hari ini juga, bagi Vini. Ayzel melihat kedatangannya dari jauh, dan dari cara berjalannya, ia tahu kalau Vini datang dengan kemarahan yang sedang membara. Namin Ayzel tetap berusaha menyambutnya dengan bahagia. "Hai, tumben kau datang tanpa pemberitahuan," sapa Ayzel. "Jangan berbasa-basi, Ay! Kau bilang semua rencanamu akan berhasil untuk memisahkan Aleysha dan Rafael, tapi nyatanya, setelah Aleysha tahu sekalipun, dia tak membenci Rafael sama sekali! D

