The Recovery and The Dream

1420 Words

"Joshua... Jangan gila" aku menatapnya nanar. Sungguh sebetulnya aku masih sangat shock tapi kegilaan ini harus dihentikan. Joshua harus ke rumah sakit. Joshua terengah-engah. Kulihat bawah matanya yang menghitam dan dia sangat pucat. Dia pasti sebetulnya sangat kesakitan meski tidak berteriak. "Aku tidak gila... Han, kalau kamu ingat... Haah.. Aku.. Aku selalu seperti ini..." Aku tersentak mundur. Kata-kata Joshua memancing ingatan saat dia mencungkil matanya kembali. Berputar-putar dalam kepalaku. "Han.." lanjutnya lagi, aku kaget. "Lakukan juga untukku... Berikan jarimu" Joshua menyodorkan pisau itu kepadaku. Aku menatapnya semakin nanar. "Gak!!" "Kita harus menyelesaikan 'pertunangan' kita, Han..." "Joshua kita gak harus seperti ini!! Kamu harus kerumah sakit sekarang!!" aku ak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD