"Aku sudah risih dengan semua ini!" Laki-laki ini mengambil kunci mobil dan handphone di meja. Ia tidak nyaman lagi berada di dekat Tan. "Sag, kamu mau pergi begitu saja! Aku tidak mengizinkan mu!'' Tan berlari ke arah pintu untuk menghadang Sag. "Bukankah kamu mengusir ku?" Sag menarik tangan Tan agar menyingkir dari pintu. "Aku tidak terima jika kamu meninggalkan aku seperti ini," lanjut Tan. "Kamu ini egois, bagaimana bisa aku tertarik jika kamu sudah bikin aku tidak nyaman," kata Sag. "Kamu juga bikin aku tidak nyaman. Kamu tidak bisa bikin aku puas!" "Aku jadi malas melanjutkan hubungan ini. Sekarang terserah kamu mau apa. Mau dengan siapa, aku tidak akan melarang mu," ucap Sag. "Apakah kamu mau hubungan ini selesai?'' "Jika itu lebih bagus, kenapa tidak!" sahut Sag den

