"Aku tidak cukup jika satu ronde. Obat ini terlalu berkhasiat sehingga membuat ku bertenaga,'' ucap laki-laki itu. Ia memegang miliknya yang sudah berdiri dan sangat keras. Berharap bisa ia lemas, kan dengan mengeluarkan isinya. Tapi, ia ingin mencari tempat yang bisa membuat dirinya nyaman. Memilih milik istrinya adalah hal yang paling ia sukai. Tak pernah bosan dan tak pernah ingin menggantikan dengan yang lain. "Sayang, apa yang sedang kamu lakukan, kenapa lama sekali di situ," ucap Tan. Tan Mey malah asyik melamun di dalam kamar mandi. Ia sengaja menghindari suaminya agar tidak diminta untuk melayaninya lagi. Tubuhnya sudah terasa lelah dan kepalanya terasa sedikit berat. Begitu banyak hal yang di pikiran wanita ini, wajar jika ia merasakan berat menopang tubuhnya sendiri. Ia tak

