63. Terkejut

1013 Words

"Surti ngapain juga keluar lagi. Aku saja ketakutan di sini. Seharusnya dia menemani aku," ucap Shia dengan suara lirih. Shia terlihat gelisah duduk di sofa dekat tempat tidur. Ingin rasanya merebahkan tubuh, tetapi masih terbayang sosok hantu berbaju merah. Selain itu ada juga yang menggangu pikirannya. Ia mengkhawatirkan suaminya yang tidur sendirian. Meskipun Shia sudah pamit ingin tidur di kamar calon anak mereka, tetapi pada kenyataannya tidak bisa tidur juga. Sebenernya Shia merasakan ada sesuatu yang membuatnya tidak teman, tetapi ia tidak tahu apa yang telah terjadi dengan suaminya. Jika saja Shia tahu apabila Tanisha menjebak Sag, pasti Shia akan mengamuk. Tidak akan mungkin seorang istri akan diam saja apabila ada perempuan yang kurang ajar. Shia belum mendapati bukti apabil

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD