Membuka

1086 Words

Bandt Tan mendengar suara percakapan di dalam kamar istrinya. Laki-laki ini mengerti jika istrinya tidak sedang tertidur. Ia memanggil dan mengetuk pintu berulang kali. Tan yang menyadari hal ini seketika terperangah melihat Band Tan mengetuk kaca. "Sag dia mendengar percakapan kita, habislah aku!" "Buka saja pintunya. Aku siap dengan segala resikonya," ucap Sag dengan pasrah. Ia duduk di kursi dengan pandangan kosong. Sag sudah menyadari segala kesalahannya. "Kamu mau mati dengan bicara seperti itu. Bukan kamu saja yang kena masalah. Aku juga, Sag! Dia bisa kalap kalau lihat kamu di sini," sahut Tan. "Hadapi saja, jika dirasa kita tidak bisa mengelak. Mau kabur juga mustahil. Lantas mau sampai kapan kamu bersembunyi di sini. Lihat dia dan dengarkan dia. Sedari tadi masih berdiri

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD