16. Surat?

1814 Words

Pagi hari Arvin tengah sarapan di meja makan. Pria itu tengah terburu - buru untuk segera sampai di kantor, karna hari ini ada meeting penting dan tanpa diketahui oleh arvin. Jika hari ini adalah keberangkatan, selesai sarapan arvin segera melangkah dengan langkah lebarnya. Suara panggilan adik perempuannya, menghentikan langkah kaki pria muda berparas tampan itu. "Ka arvin? Tunggu," Panggil melodi sambil berlari kecil untuk mendekati kakak tetuanya. "Ada apa mel? Apa ada hal penting yang ingin kau bicarakan pada kakak?" Tanya arvin sambil mengusap sayang puncak kepala melodi penuh rasa cinta dan kasih sayang. "Tentu saja ini sangat penting ka. Ka arvin mau ke kantor kan?" Tanya melodi sambil tersenyum, tapi senyuman itu adalah senyuman palsu yang berusaha gadis itu tutup - tutupi dari

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD