Part 50 "Lain kali, gue harus bawa alat penyadap suara deh." Anya menghembuskan napasnya begitu lelah sekali. Ia juga masih mengantuk, matanya sangat berat dibuka dan otaknya dipaksa untuk memikirkan bagaimana cara agar bisa menemukan keberadaan Felix. Anya membaringkan kepalanya di atas meja dan ia tak bersemangat sekolah di hari ini. "Lo punya?" "Punya, bokap gue bodyguard. Alat-alat begituan ya ada lah. Nanti gue colong aja." "Lo kelihatan ngantuk banget." "Bukan banget lagi tapi banget-banget." Anya memejamkan matanya. "Cuci muka gih, biar gak ngantuk banget." Suruh Dipta pada Anya yang terus mengeluh mengantuk. "Gimana caranya izin pulang ke rumah?" "Mana bisa. Izin pulang harus ada kejelasan alasannya." "Ya pakai alasan karena ngantuk." "Ada-ada saya kamu, Nya." Dipta

