"Abra, Balder." Jessi menghampiri dua laki-laki itu yang nampak berjalan bersama menuju ke gerbang sekolah. "Ada apa Jes?" tanya Balder. "Ayo makan bareng di cafe baru dekat sekolah!" ajak Jessi pada mereka. "Emang ada cafe baru?" tanya Balder bingung. "Ada, bagus lho tempatnya buat nongkrong." Abra memperhatikan Jessi ketika membicarakan cafe baru bersama Balder dan matanya juga fokus pada tangan Jessi yang mengusap perutnya. Menandakan bahwa Jessi sedang merasakan lapar. "Tapi bus kita--" "Ayo!" Abra memotong ucapan Balder dan mengiyakan ajakan Jessi sehingga Balder tambah bingung. "Yeay!" Jessi meraih tangan Abra dan mereka berdua bergandengan tangan. "Lho ntar kalau ketinggalan bus, kita pulang gimana?" Balder berjalan cepat menyusul mereka. "Tenang, nanti gue anter

