"Kenapa lo malah lepas baju?" tanya Jessi yang berusaha bersikap santai meski merasakan sedikit gugup pada dirinya. Abra baru saja melepaskan baju seragamnya lagi dan napasnya juga memburu. "Gerah." "Kan ada AC." "Lo gak lihat ada tulisan AC-nya sedang dalam tahap perbaikan." Abra menunjuk letak AC dimana AC-nya sepertinya baru saja diambil dan disana juga ada tulisan 'AC sedang dalam tahap perbaikan'. "Baru tau." Jessi tersenyum tipis lalu mengambio kursi plastik yang berada di dekat brangkar UKS tersebut. "Kenapa lo duduk di kursi? Duduk disini aja, lebih enak." Abra masih duduk di atas brangkar sebelahnya Jessi dan tangannya menepuk tempat sampingnya. "Enggak papa, disini saja." Jessi menggelengkan kepalanya dan tak berani menatap terlalu lama ke arah Abra. Abra menatap he

