BAB 61 - Siapa Dia?

2015 Words

Kini Tanisha sedang termenung sambil menopang dagunya dengan sebelah tangan kanannya. Sedangkan tangan sebelah kirinya sibuk memainkan pulpen berwarna pink kesukaannya. Layar komputer menyala, memberi penerangan lebih di dalam ruangan. Beberapa dokumen sedikit berantakan di atas meja kerjanya. Pikiran Tanisha kali ini sedang kalut, pekerjaannya juga jadi terbengkalai. Untung saja bosnya adalah kekasihnya jadi di saat Tanisha seperti ini, tentu saja tidak jadi masalah. Tanisha masih termenung, kali ini dia terdiam sambil menggigit ujung pulpen yang dia pegang. Tatapannya tertuju ke depan namun kosong, hingga Sabda yang sudah berada di depannya saja tidak ia sadari. "Ekhem..." Sabda berdeham, tapi Tanisha tetap saja melamun Belum sadar kalau Sabda sudah ada di depannya. "Cha..." Mas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD