Bab 29. Panic Attack

1492 Words

Rex berjalan masuk ke dalam kantornya dan melihat meja Ann tampak kosong, padahal saat di kafe tadi, ia melihat Ann dan Bram pulang lebih dulu dibandingkan dirinya dan Jasmine. “Ke mana Ann?” tanya Rex saat melihat meja gadis itu tampak bersih tanpa laptop. “Katanya kembali ke kantornya, Pak. Ada urusan kantor yang harus diselesaikan,” jawab Tineke yang duduk tak jauh dari meja Ann. Rex hanya diam lalu berjalan kembali ke ruangannya. Ia melirik jam dinding yang masih menunjukkan pukul 4.45 sore, 15 menit lagi menuju jam pulang kantor. Rex memijat lehernya perlahan. Entah mengapa ada rasa kecewa karena Ann pulang lebih cepat, padahal belum waktunya. Namun di detik yang sama, ia sadar bahwa kehadiran Ann di kantornya hanyalah sebagai konsultan yang tengah merapikan berkas klien. Gadis itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD