Bab 21

398 Words

Aline POV Aku berharap esok akan mati, aku berharap besok aku bertemu dengan Julian, bertemu dengan lelaki yang selalu ada untukku. Julian, nama itu yang telah membuat aku bangkit dari rasa kesepian, Julian telah membuatku jatuh cinta dengan segala yang dia miliki. Aku hanya menginginkan, Julian kembali kepadaku. Aku menginginkan Julian ada di sampingku. Setiap hembusan napasnya, setiap degup jantungnya, aku mau mendengarnya. Aku ingin menghirup aroma Julian, hanya Julian. Tanpa aku sadari, aku telah mencintai Julian lebih dari apapun. Tapi aku bodoh, aku yang membuatnya menghilang dari hidup ini. Aku yang salah, darah yang mengalir di tanganku, adalah kesalahanku sendiri. "Aline?" panggil seseorang. Aku mendengarnya, aku tidak peduli siapa dia. Tapi suara itu, jelas bukan suara Julian.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD