Bab 41

1004 Words

Brama menuju rumah sakit tempat Aline dirawat, kali ini dia akan membawa Aline pulang ke rumahnya. Brama melihat hanphonenya, harapannya kakaknya menghubunginya dan meminta maaf kepadanya, tapi sampai detik ini Gerald sama sekali tidak menghubungi Brama. Sebagai adik Brama merasa tidak lagi dipeulikan, Gerald egois, dia membenci Aline tanpa memberikan penjelasan kepada Brama. Langkah Brama terhenti ketika suatu pikiran muncul di kepalanya, apakah Gerald cemburu dengan Brama?. Brama lalu mengambil hanphonenya dan menghubungi Nasya. “Halo? Nasya?” “Brama? Ada apa?” tanya Nasya. Gadis itu menyerngitkan dahinya, baru saja tadi bertemu kenapa Brama menelponnya, apakah ada barang dia yang tertinggal di mobil Brama? Pikir Nasya. “Begini, kamu mau jadi pacarku?”  Brama bisa melihat jelas N

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD