Gerald bergegas menuju ruangan Ramdan. Dia mengetuk pintunya dan masuk ke dalam. "Ram, gue mau bicara sesuatu." Ramdan lalu mempersilahkan Gerald untuk duduk. "Iya, ada apa Rald sampai lo kesini?" tanya Ramdan. "Ini soal Aline. Kalau dia gue bawa ke apartemen gue gimana?" tanya Gerald. Ramdan seketika tersenyum dan mengangguk. Gerald memang sangat perhatian dengan Aline. “Gimana ya ... tapi tetep deh lo coba dulu telfon orang tuanya, kalau orang tuanya ngasih ijin, gue sih oke. Masalahnya, this is Indonesia men, budaya disini beda sama luar, gak bisa asal bawa cewek ke rumah gitu aja, bisa di gebrek lo sama orang.” Gerald lalu duduk di kursi, dia tertawa mendengar penjelasan Ramdan. Benar ucapannya, Gerald terbiasa tinggal di Swiss, sampai dia lupa aturan negara ini berbeda. “O

