Seorang wanita memakai dress putih polos sedang duduk di ayunan kayu di belakang mansion. Posisinya menatap langsung hamparan laut. Kakinya mengayun perlahan. Salah satu tangannya berpegangan pada ayunan. Sedangkan tangan yang lain mengelus perutnya yang sudah membuncit. Asya menikmati matahari yang mulai turun dari peraduannya. “Cantik..” Suara seorang laki-laki yang berdiri di belakang ayunan membuat Asya kaget. Asya mendongak. Kemudian tersenyum saat tahu seseorang yang datang adalah mantan atasannya, Bima Saka Jiwantara. Selama ini Bima adalah pahlawan bagi Asya. Flashback On- Menjelang subuh Bima, Asya dan Bibi Lin keluar dari mansion Bima melalui pintu belakang. Tidak ada yang tahu kalau di tembok belakang mansion ada sebuah pintu yang langsung menuju jalan lain di daerah itu

