Pesta

1039 Words

Dia tak seharusnya datang malam ini, semua orang hanya akan memberikan tatap penuh cibiran padanya. Sebab, mereka hanya akan percaya pada apa yang diyakini. Setelah minum banyak, perutnya panas, dan, kepala pusing sekali.Bee sedang berada di wastafel kamar kecil hotel bintang lima. Dia menggunakan air dingin untuk membuat wajahnya yang panas menjadi lebih dingin. Bee mengangkat wajahnya dan melihat dirinya sendiri dari cermin. Masih merah dan matanya juga merah. Dia sedang mabuk. Dia ingin tersenyum, tetapi akhirnya menyerah karena justru tampak lebih aneh. Bee mematikan keran air dan membalikkan tubuhnya untuk meninggalkan kamar kecil. Namun, ayunan kaki terhenti saat seseorang sudah menunggu. “Lap wajahmu dengan ini.” Dia diberi sapu tangan berwarna hitam, ada kombinasi putih yang t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD